Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Bupati Kotim Buka Konsultasi Publik RKPD Tahun 2025

Redaksi 21-02-2024, 01:36 WIB 1 menit baca
Bupati Kotim, H Halikinnor saat menghadiri kegiatan konsultasi publik RKPD Tahun 2025. (FOTO: SATTAR)
Bupati Kotim, H Halikinnor saat menghadiri kegiatan konsultasi publik RKPD Tahun 2025. (FOTO: SATTAR)

SB, SAMPIT - Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), H Halikinnor mengikuti sekaligus membuka acara Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Tahun 2025, yang di selenggarakan di Aula Sei Mentaya BAPPERINDA, Rabu (21/02/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Halikin mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa, Lurah dan Camat se-Kabupaten Kotim serta seluruh lapisan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam mengsukseskan Musrembang Desa, Kelurahan maupun RKPD Kabupaten Kotim di Kecamatan dalam rangka merumuskan prioritas kegiatan pembangunan Daerah Tahun 2025.

"Sebagaimana diketahui sesuai amanat undang-undang Pasal 258 Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, bahwa daerah harus melaksanakan pembangunan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi rakyat," jelas Bupati Kotim itu.

Selanjutnya, dirinya juga menyatakan bahwa daerah sesuai dengan kewenangannya, bertugas menyusun rencana pembangunan daerah sebagai satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional. 

"Rencana pembangunan daerah tersebut dikoordinasikan, disinergikan dan diharmonisasikan oleh perangkat daerah yang membidangi perencanaan pembangunan daerah, dalam hal ini bapperida," tegasnya. 

Oleh karena itu, BAPPERINDA harus mencermati dan mempedomani kebijakan pembangunan nasional, program strategis nasional dan RKPD. Disamping itu juga mempedomani RKPD provinsi serta RKPD Kabupaten Kotawaringin Timur tahun 2021-2026.

Selanjutnya menurut Halikin, penyelenggaraan forum konsultasi publik rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Kotawaringin Timur tahun 2025, ini merupakan momentum yang sangat strategis bagi semua untuk mendiskusikan bersama.

"Apa yang menjadi fokus rencana pembangunan daerah yang mampu menjawab isu-isu strategis dan permasalahan pembangunan di tahun 2025," tukasnya. (f3/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard