Lewati ke konten utama
Provinsi

Masyarakat Sei Ubar Kekurangan Makan, Pemkab Kotim Diminta Segara Salurkan Logistik Bapok

Redaksi 21-02-2024, 02:26 WIB 1 menit baca
Tampak lokasi terkini Desa Sei Ubar yang terdampak banjir akibat hujan beberapa hari. (FOTO: ISTIMEWA)
Tampak lokasi terkini Desa Sei Ubar yang terdampak banjir akibat hujan beberapa hari. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Kepala Desa Sei Ubar Mandiri, Kecamatan Cempaga Hulu, Andreka Setiadi berharap Pemkab Kotim segera menyalurkan bantuan logistik untuk warga terdampak banjir di wilayah dipimpinnya.

Ia mengatakan, banjir yang melanda wilayah tersebut sudah berdampak signifikan terhadap kehidupan dan aktivitas warga setempat, ditambah sulitnya mendapat air bersih.

"Kami bersyukur kemarin dapat bantua 100 galon air bersih dari perusahaan swasta. Tapi ini mungkin tidak bertahan lama karena jumlah warga yang terdampak banjir cukup banyak", kata Andreka Setiadi, Rabu (21/2/2024).

Andrea menjelaskan, total warga Desa Sei Ubar Mandiri yang terdampak banjir ada 134 KK. Oleh sebab itu, pihaknya berharap pemerintah daerah dapat segera mengirimkan bantuan berupa sembako, obat-obatan, dan air bersih bagi warga yang terdampak banjir.

"Makanya kami berharap Pemda dan Pemprov bisa memberikan bantuan segara," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim Agus Mulyadi menyampaikan pihaknya masih melakukan survei dan pendataan terhadap wilayah yang terdampak banjir. Sebagian desa sulit diakses karena jalan masuk desa terputus akibat banjir.

" Kami masih mendata karena sebagian akses sulit ditembus karena jalan akses penghubungnya kebanyakan sudah terputus. Kami usahakan segera menyalurkan bantuan," ungkap Agus Muliyadi.

Ia ju mengatakan, selain Kecamatan Cempaga Hulu, banjir juga merendam dua desa di Kecamatan Cempaga, yakni Desa Rubung Buyung dan Desa Patai. Data sementara terdapat 314 KK yang terdampak banjir di dua kecamatan tersebut, 45 diantaranya memilih mengungsi.

Sebelumnya pihaknya juga telah menyalurkan bantuan paket sembako untuk dua desa, yakni Desa Bukit Raya Kecamatan Cempaga Hulu dan Rubung Buyung Kecamatan Cempaga, karena lokasinya dua desa ini berada di tepi Jalan Trans Kalimantan.

"Kalau aksesnya lancar pasti cepat seperti dua desa sebelumnya. Namun kami bersama tim relawan sudah ke lapangan untuk melakukan pendataan. Besar harapan semoga segera terealisasi," harapnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard