Angka Kemiskinan Tinggi, Pemkab Kotim Buat Terobosan Bantuan Usaha
SB, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tengah gencar memerangi angka kemiskinan. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Halikinnor, yang sedang merencanakan program bantuan usaha untuk menurunkan angka kemiskinan di Kotim.
"Angka kemiskinan baru turun komanya saja pada tahun 2023 atau turun 0,26 persen saja. Di tahun ini kita akan fokuskan program bantuan usaha," kata Halikinnor, Jumat (23/02/2024).
Jika memang masyarakat miskin butuh bantuan usaha, pemerintah daerah membantu Rp 10 juta setiap keluarga untuk modal usaha, sehingga mereka memiliki pemasukan melalui usaha tersebut dan memiliki pemasukan.
Dirinya juga mengatakan, perlu program yang tepat sasaran untuk memerangi angka kemiskinan, misalnya berhubungan dengan pekerjaan masyarakat miskin.
"Misalnya tukang becak, kalau becaknya kurang bagus kita belikan becak yang bagus. Sehingga mereka bisa langsung bekerja," ujarnya.
Saat ini penurunan kemiskinan menjadi isu penting dan menjadi perhatian utama bagi Pemerintah Pusat dan Pemerintah daerah. Bahkan Presiden Republik Indonesia meminta Pemerintah Kabupaten/Kota agar melaksanakan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di wilayahnya masing-masing yang ditargetkan sebesar 0 persen.
Berdasarkan data tahun 2022, angka kemiskinan di Kotim sebesar 5,95 persen, turun menjadi 5,69 persen pada tahun 2023 atau turun 0,26 persen dengan jumlah penduduk miskin 26.570 orang. (f3/sb)