Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Pentingnya Anggaran Responsif Gender Dalam Pembangunan Kotim

Redaksi 05-03-2024, 01:44 WIB 1 menit baca
Pelatihan SDM Pengarusutamaan Gender. (FOTO:ABU)
Pelatihan SDM Pengarusutamaan Gender. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - Sebagai wujud nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam pelaksanaan pengarusutamaan serta mewujudkan pembangunan yang berkeadilan antara laki-laki dan perempuan, maka perlu direfleksikan dalam proses penyusunan kebijakan perencanaan dan penganggaran yang responsif gender.

Hal ini disampaikan Bupati Kotim Halikinnor dalam hal ini diwakilkan oleh Asisten 1 Richel saat membuka Pelatihan SDM Palaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) Penyusunan Anggaran Responsif Gender Tahun 2024.

"Perlu diingat perencanaan dan penganggaran yang responsif gender bukanlah tujuan akhir, melainkan merupakan sebuah kerangka kerja untuk mewujudkan keadilan dalam penerimaan manfaat pembangunan," kata Richel saat membaca sambutan Bupati Kotim, Selasa (5/3/2024).

Dirinya berharap kegiatan pelatihan sumber daya manusia (SDM) pelaksanaan pengarusutamaan gender (pug) yaitu penyusunan anggaran responsif gender (arg) tahun anggaran 2024 bisa berjalan dengan baik dan lancar.

"Diharapkan dari kegiatan ini didapatkan hasil yang maksimal semoga apa yang disampaikan oleh nara sumber dapat diterima dan ditindak lanjuti," ucapnya.

Sementara Kepala Dinas DP3AP2KB Imam Subekri mengatakan, PUG di lingkungan Pemkab Kotim sendiri sudah cukup besar. Terbukti pada 2023 kemarin pihaknya mendapatkan penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (AP).

"Menjadi evaluasi kami kemarin yaitu pergerakan di lapangan. Kalau anggarannya sudah ada namun eksennya tidak sempurna maka nilai sasarannya akan berkurang. Seperti sasaran UMKM untuk kelompok ibu-ibu, atau koperasi perempuan semuanya harus merata," kata Imam Subekri.

Olehnya itu dengan kegiatan tersebut pihaknya bisa memberikan porsi yang sama gender bisa bertahan dan bisa dinaikan tingkatannya pada Tahun 2024 ini untuk kesejahteraan perempuan di lingkungan pemkab Kotim. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard