Lewati ke konten utama
Provinsi

Buaya Lebih Intens Muncul di Lokasi Banjir, Warga Diminta Kurangi Beraktivitas

Redaksi 03-05-2024, 10:41 WIB 1 menit baca
Petugas BKSDA Pos Sampit bersama kepolisian dan masyarakat memasang spanduk imbauan atas kemunculan buaya, beberapa waktu. (FOTO:ISTIMEWA)
Petugas BKSDA Pos Sampit bersama kepolisian dan masyarakat memasang spanduk imbauan atas kemunculan buaya, beberapa waktu. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Banjir melanda Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) setelah beberapa hari diguyur hujan deras. Bahkan sejumlah masyarakat terpaksa dilakukan evakuasi karena rumah yang ditempati terendam.

Bahkan saat sekarang ini kemunculan buaya lebih intens, sehingga masyarakat diimbau lebih berhati-hati saat beraktivitas di air yang naik.

Seperti baru-baru pasangan lansia di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotim terpaksa dilakukan evakuasi karena buaya berkeliaran sekitar rumahnya yang terendam banjir.

Untuk mencegah terjadinya serangan buaya, personel BKSDA Pos Sampit bersama anggota Manggala Agni rutin melakukan patroli dan memasang spanduk imbauan di lokasi-lokasi yang dianggap rawan atas kemunculan buaya.

Komandan BKSDA Pos Sampit, Suriansyah menyampaikan, masyarakat diharapkan lebih berhati-hati saat beraktivitas disaat banjir sekarang ini, khususnya yang memelihara ternak di bantaran sungai.

“Disaat banjir sekarang ini buaya biasanya kepinggiran, jadi kurangi aktivitas dibantaran sungai karena buaya biasanya lebih aktif menampakan diri,”

Selain itu juga tidak membuang sampah ke sungai yang dapat memicu kemunculan buaya, juga dapat merusak atau terjadinya pencemaran lingkungan.

"Yang perlu dipahami lagi adalah jangan membuang bangkai ke sungai, sebab masyarakat bantaran sungai sangat terbiasa membuang ke sungai bangkai binatang. Juga jangan mendirikan kandang ternak di sungai, serta tidak mencari ikan dengan alat setrum," tukasnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard