Lewati ke konten utama
DPRD Kalteng

Fraksi NasDem Kritik Penggunaan Dana Miliaran Rupiah di Akhir Jabatan Gubernur

Redaksi 12-11-2024, 04:51 WIB 1 menit baca
Kalangan DPRD Kalteng saat melaksanakan rapat dewan usai pelantikan Arton Dohon sebagai Ketua. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Kalangan DPRD Kalteng saat melaksanakan rapat dewan usai pelantikan Arton Dohon sebagai Ketua. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA - Fraksi NasDem DPRD Kalteng menyoroti di akhir masa jabatan Gubernur Kalteng yang dinilai terlalu banyak menghabiskan dana miliaran rupiah dan kurang efektif dalam pembangunan daerah.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Fraksi NasDem, Raudah kepada awak media, Selasa (12/11/2024). Dan, sebelumnya juga telah disampaikan juga dalam rapat paripurna ke-4 masa sidang I tahun 2024 terkait Pemandangan Umum Fraksi terhadap nota keuangan RAPBD Kalteng 2025.

"Kami menyaksikan berbagai kegiatan spektakuler, seperti jambore yang melibatkan berbagai sektor hingga petani, serta pembagian sembako yang menggelontorkan dana miliaran rupiah," katanya.

Pihaknya sekaligus mempertanyakan terkait apakah kegiatan tersebut termuat dalam RKPD sebagai implementasi dari RPJMD Kalteng, khususnya seperti penyerahan Bantuan Sosial (Bansos) berupa sembako ke masyarakat.

"Kegiatan memberikan sembako kepada masyarakat yang bertajuk Bansos terkesan spektakuler tersebut, mengapa dilaksanakan di waktu tertentu saja? yakni menjelang Pilkada yang tentunya berdampak politis terhadap demokrasi," tuturnya.

Maka dari itu, pihaknya meminta penjelasan yang akurat dan rasional, bukan jawaban yang bersifat kumulatif terkait kegiatan-kegiatan tersebut.

"Fraksi NasDem dapat menerima RAPBD tahun 2025 untuk selanjutnya dibahas sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan yang berlaku," tutupnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard