Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

Gubernur Terima Penghargaan Anugrah Penyiaran

Redaksi 18-11-2024, 09:17 WIB 2 menit baca
Sahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko wakili Gubernur menerima penghargaan secara simbolis. (FOTO:MEDIA CENTER PALANGKA RAYA)
Sahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko wakili Gubernur menerima penghargaan secara simbolis. (FOTO:MEDIA CENTER PALANGKA RAYA)

SB, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran menerima penghargaan Kategori Pemerintah Daerah Peduli Penyiaran dari dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalteng, di Balai Berkah Korem 102/Pjg, Sabtu (16/11/2024). 

Dalam kesempatan itu, Gubernur diwakili oleh Staf Ahli (Sahli) Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko. Ia mengatakan acara anugerah ini menunjukkan peran penting Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalteng dalam mengawal penyiaran agar dapat memberikan informasi yang berkualitas, mendidik, dan bermanfaat bagi masyarakat. 

"Menjadi harapan kita bersama, dalam menjalankan tugas dan fungsinya, KPID Kalimantan Tengah dapat terus bersinergi dengan Pemerintah, Lembaga Penyiaran, dan stakeholders, agar masyarakat benar-benar mendapatkan informasi yang layak dan benar," ujarnya, dikutif dari mmc kalteng.

Selain itu, sambungnya, sinergi dan kolaborasi tersebut dimaksudkan untuk mendorong Lembaga Penyiaran agar membuat program atau konten siaran yang inspiratif, edukatif, informatif dan bermanfaat, terutama konten siaran lokal/kearifan lokal, serta membangun iklim persaingan yang sehat antar lembaga penyiaran dan industri terkait di Kalteng. 

"Sebentar lagi, tepatnya tanggal 27 November 2024, kita akan menggelar Pilkada Serentak. Agar Pilkada Serentak tersebut dapat berlangsung dengan aman dan sukses, diperlukan dukungan dan peran serta seluruh pihak, termasuk KPID dan para insan penyiaran di Kalimantan Tengah," imbuhnya.

Menurutnya, para insan penyiaran punya peran strategis dalam pesta demokrasi, khususnya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, dengan menyajikan informasi-informasi yang aktual, terpercaya, dan menyejukkan bagi masyarakat.

"Hal tersebut menjadi alat ampuh untuk mengedukasi dan mencerahkan masyarakat dari berbagai informasi palsu atau hoaks, fitnah, ujaran kebencian, dan isu-isu negatif yang dapat memecah belah persatuan, yang banyak bertebaran khususnya di media sosial, di tengah naiknya tensi politik," tuturnya. 

Yuas mengajak seluruh masyarakat khususnya masyarakat Kalteng agar selalu menjaga persatuan dan kesatuan dalam perbedaan dan keberagaman.

"Mudah-mudahan acara ini menjadi momentum untuk memupuk tali silaturahmi, sekaligus memotivasi para insan penyiaran di Kalimantan Tengah agar semakin kreatif dan inovatif mempersembahkan karya-karya yang berkualitas," pungkasnya. 

Selanjutnya, Ketua KPI Pusat Ubaidillah mengatakan majunya teknologi informasi dan komunikasi saat ini memicu pula berkembangnya literasi media terutama mulai diterapkannya sistem penyiaran digital untuk menggantikan sistem penyiaran secara analog. 

"Dengan kemajuan teknologi dan perubahan kebutuhan masyarakat terhadap informasi, kami berharap industri penyiaran dapat beradaptasi untuk menyediakan konten atau program siaran yang berkualitas, mendidik, dan bermanfaat. Kami juga berharap KPID Kalteng dapat bersinergi dengan Pemerintah Daerah, dalam membangun atau memajukan penyiaran berkearifan lokal di Provinsi Kalimantan Tengah," tukasnya. 

Sementara itu, Ketua KPID Kalteng Ahmada Dahlan mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Kalteng yang telah memberikan support dalam penyelenggaraan acara ini. 

"Anugerah Penyiaran ini merupakan acara puncak Gebyar Penyiaran 2024. Sebelumnya kita ada talkshow, Gerakan Literasi Sejuta Pemirsa, media gathering, dan anjangsana ke panti asuhan," bebernya. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard