Dewan Dorong Pemko Palangka Raya Bangun Kembali Gedung SMP Kristen yang Terbakar
SB, PALANGKA RAYA - Anggota DPRD Kota Palanga Raya, Debora Holdae Veronika Lesa meminta Dinas Pendidikan agar dapat bergerak cepat memberikan solusi terhadap bangunan SMP Kristen Palangka Raya yang terbakar beberapa waktu lalu.
"Saya berharap Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya bisa cepat mengambil tindakan atas peristiwa yang terjadi, yang pasti untuk memperbaiki sarana prasarana dalam mengembalikan kondisi belajar yang aman untuk murid-murid," katanya, Rabu (3/10/2024).
Dirinya mengaku prihatin atas tragedi kebakaran yang melanda Gereja Maranatha dan gedung SMP Kristen di Kota Palangka Raya beberapa waktu lalu.
Untuk itu dirinya menekankan pentingnya langkah cepat dari pemerintah untuk memastikan keselamatan dan kelancaran proses belajar mengajar di SMP Kristen Palangka Raya.
"Proses belajar mengajar di SMP Kristen harus dipastikan berjalan dengan normal. Pemerintah harus segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasi dampak kebakaran dan memastikan keamanan serta kenyamanan para siswa," ucapnya.
Debora juga menyoroti perlunya evaluasi terhadap standar keamanan bangunan di Kota Palangka Raya, khususnya di satuan pendidikan.
Dirinya menilai bahwa bangunan-bangunan objek vital yang ada di daerah ini harus benar-benar memiliki keamanan yang dapat meminimalkan risiko terjadinya kebakaran atau bencana lainnya.
"Perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keamanan bangunan di Kota Palangka Raya untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa depan," ujarnya.
Debora juga menekankan pentingnya edukasi secara masif yang dilakukan oleh pemerintah terkait bagaimana mengatasi kejadian kebakaran kepada guru hingga siswa.
Hal ini dilakukan agar ketika terjadi kebakaran, tindakan utama seperti menyelamatkan penghuni gedung hingga penanganan awal api dapat dilakukan sehingga api tidak membesar dan tidak memakan korban jiwa.
"Jadi sangat penting ketika terjadi kebakaran pastikan bahwa tidak ada lagi orang di dalam gedung sehingga tidak ada yang menjadi korban dan tentunya petugas pemadam dapat leluasa memadamkan api," pungkasnya. (sb)