Lewati ke konten utama
DPRD Palangka Raya

Arif: Ayo Sisihkan Rezeki Bantu Korban Banjir di Palangka Raya

Redaksi 02-12-2024, 07:52 WIB 1 menit baca
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif

SB, PALANGKA RAYA - Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif mengajak seluruh anggota dewan dan pejabat di lingkup Pemerintahan Kota Palangka Raya, agar dapat bergotong royong membantu warga yang terdampak banjir di daerah ini.

"Kita bisa bersama-sama menyisihkan sedikit rezeki kita untuk membantu mereka yang terdampak banjir, khususnya dengan memberikan sembako kepada korban banjir," katanya, Senin (2/12/2024).

Dia menyontohkan, pejabat dan masing-masing anggota DPRD dapat membelikan sembako, berupa beras, minyak goreng dan bahan pokok lainnya yang kemudian disalurkan kepada warga terdampak banjir.

Hal ini dilakukan akibat warga saat ini tidak dapat melakukan aktivitas mencari naskah akibat akses utama mata pencahariannya terendam banjir.

"Saya yakin, dengan menyisihkan sedikit rezeki kita. Tidak akan membuat kita menjadi miskin, tetapi justru akan menambah rezeki kita," ucapnya.

Namun Arif meminta kepada Pemerintah Kota Palangka Raya agar dapat benar-benar memastikan bantuan sembako benar-benar tepat sasaran kepada warga terdampak banjir.

Hal ini dilakukan agar bantuan tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu yang memanfaatkan momen ini hanya untuk mencari keuntungan.

"Kan kasihan kalau warga yang benar-benar terdampak banjir tapi ternyata tidak mendapatkan bantuan. Padahal rumahnya terendam banjir dan tidak bisa mencari pendapatan," ujarnya.

Politisi PAN ini juga meminta kepada pemerintah agar dapat rutin melakukan pemantauan kenaikan debit air di Kota Palangka Raya.

Hal ini dilakukan agar ketika terjadi kenaikan debit air yang signifikan, maka pemerintan kota dapat segera mengambil tindakan untuk mengevakuasi warga sebelum terjadinya korban jiwa.

"Berdasarkan informasi, saat ini banjir sudah melanda di 14 kelurahan yang ada di Kota Palangka Raya. Untuk itu pemerintah harus benar-benar mengawasi kenaikan debit air di Kota Palangka Raya," pungkasnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard