Lewati ke konten utama
DPRD Kalteng

Oky Maulana Jabat Ketua Forum Relawan Damkar Palangka Raya

Redaksi 26-05-2025, 08:36 WIB 2 menit baca
Anggota DPRD Provinsi Kalteng Okky Maulana ketika sambutan setelah terpilih sebagai Ketua Forum Relawan Pemadam Kebakaran se Kota Palangkaraya. FOTO: ERIC
Anggota DPRD Provinsi Kalteng Okky Maulana ketika sambutan setelah terpilih sebagai Ketua Forum Relawan Pemadam Kebakaran se Kota Palangkaraya. FOTO: ERIC

SB, PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Okky Maulana, resmi terpilih sebagai Ketua Forum Relawan Pemadam Kebakaran se-Kota Palangka Raya.

Okky dipilih secara aklamasi dalam musyawarah pembentukan forum yang digelar di Rumah Jabatan Wali Kota Palangka Raya, pada Sabtu (24/5/25) malam.

Okky yang juga merupakan adik kandung Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menyatakan komitmennya untuk membangun forum tersebut menjadi organisasi yang aktif dan bermanfaat nyata bagi masyarakat.

"Pembentukan ini bukan seremonial, tapi juga tentang menyalakan api semangat pertama dari sebuah perjalanan panjang yang penuh harapan bagi kawan-kawan relawan pemadam," ujar Okky dalam sambutannya.

Dirinya mengakui tidak memiliki latar belakang teknis di bidang pemadam kebakaran. Namun, ia menyatakan kesiapannya untuk belajar dan menyerap aspirasi para relawan di lapangan.

"Saya tidak memiliki latar belakang teknis di bidang ini tapi saya datang dengan tekad mau belajar dan keinginan kuat untuk memperjuangkan apa yang menjadi keinginan rekan-rekan relawan pemadam kebakaran," tegasnya.

Okky berharap forum ini nantinya bisa terstruktur dengan baik dan mendapat tempat di hati masyarakat. Ia juga menyinggung pentingnya edukasi dan kesiapan komunikasi dalam upaya pencegahan kebakaran.

"Saya berharap ke depan forum ini dapat lebih terstruktur dan lebih setia dalam segala hal, dan tentu saja bisa lebih dihargai dan juga bahkan dicintai oleh masyarakat. Sepanjang Januari hingga Oktober 2024, terjadi 69 kasus kebakaran di Kota Palangka Raya, sebagian besar di rumah-rumah kosong. Ini mengingatkan kita bahwa edukasi, pencegahan, dan kesiapan komunikasi sangat penting,” katanya.

Meski demikian, Okky mengapresiasi penurunan signifikan kasus kebakaran hutan dan lahan di Palangka Raya. Berdasarkan data yang ia sebutkan, luas lahan terbakar turun drastis dari hampir 4.000 hektare pada 2023 menjadi hanya 26 hektare di tahun 2024.

"Saya berdiri di sini bukan untuk menjaga warisan lama karena kita sedang memulai sesuatu yang baru. Saya berdiri di sini untuk menyalakan api pertama agar organisasi ini bisa menjadi cahaya kecil yang memberi rasa aman, memberi harapan, dan juga bisa membuktikan bahwa kerja kolektif selalu punya arti,” ujarnya menutup sambutan.

Dengan terbentuknya forum ini, relawan pemadam kebakaran di Palangka Raya diharapkan dapat bekerja lebih solid dan terkoordinasi dalam menghadapi berbagai potensi kebakaran, baik di permukiman maupun lahan. (ERC/SB) 

 

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard