DPRD Kalteng Gelar Rapat Paripurna Bahas RPJMD 2025-2029
SB, PALANGKA RAYA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Rapat Paripurna ke-10 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Rabu (11/6/2025).
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kalteng, Arton S Dohong, ini dihadiri oleh jajaran anggota DPRD serta Wakil Gubernur Kalteng, H Edy Pratowo.
Dalam rapat tersebut dibahas dua agenda utama, yakni Penyampaian Pidato Pengantar Gubernur Kalteng terhadap Raperda RPJMD 2025–2029 serta Penyerahan Naskah Raperda RPJMD 2025–2029 kepada DPRD.
“Tadi kita sudah menyerahkan Naskah Rancangan Peraturan Daerah Kalteng tentang RPJMD Tahun 2025–2029,” jelas Arton.
Sementara itu, dalam pidato pengantar Gubernur yang dibacakan Wakil Gubernur, disampaikan bahwa RPJMD Kalteng Tahun 2025-2029 merupakan tahapan awal dari RPJPD 2025–2045 yang selaras dengan arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
RPJMD ini disusun dengan mengacu pada visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng, yakni “mengangkat harkat dan martabat, khususnya masyarakat Dayak dan umumnya masyarakat Kalimantan Tengah (Manggatang Utus), dengan semangat kearifan lokal dalam bingkai NKRI, menuju Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng Bermartabat.”
Seluruh misi tersebut diwujudkan dalam Program Prioritas Huma Betang, yang terdiri atas: Kalteng Bermartabat, Betang Maju, Betang Makmur, Betang Cerdas, Betang Sehat, dan Betang Harmoni.
“Karena kami ingin seluruh masyarakat Kalimantan Tengah, hingga ke pedalaman, bisa sekolah, kuliah, berobat, dan tidak ada lagi yang kelaparan. Program ini akan mulai efektif pada tahun 2026, dan sekarang sedang kita siapkan secara matang agar tepat sasaran dan regulasi,” ujar Wagub Edy.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarpemangku kepentingan—dari pemerintah pusat hingga desa/kelurahan—dalam menyukseskan pembangunan daerah.
“Kita harus satu tekad dan satu langkah. Selaras dari Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, hingga ke desa dan kelurahan. Kita ingin pembangunan berjalan lebih cepat dan optimal demi kesejahteraan rakyat, sesuai dengan Asta Cita Bapak Presiden,” tegasnya.
Beberapa program strategis nasional juga turut menjadi perhatian, seperti lumbung pangan, MBG (Merah Biru Gula), Koperasi Merah Putih, dan Sekolah Rakyat sebagai bentuk konkret pembangunan dari desa untuk Indonesia maju. (sb/*)