Jaya Monong Hadiri Pelepasan 2.325 Mahasiswa KKN UPR, 31 Desa di Gunung Mas Jadi Lokasi Pengabdian
SB, PALANGKA RAYA – Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong menghadiri acara pembekalan dan pelepasan 2.325 mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di tujuh kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah, termasuk di 31 desa di Kabupaten Gunung Mas.
Acara ini digelar secara meriah di Bundaran Besar Palangka Raya dan secara resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Tengah H Agustiar Sabran, yang juga turut melepas keberangkatan para mahasiswa peserta KKN Periode I Tahun 2025.
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menekankan peran penting mahasiswa sebagai agen perubahan dalam pembangunan daerah, sejalan dengan visi “Kalteng Berkah, Maju, dan Bermartabat” serta arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
“Kami mendukung penuh program KKN ini karena sejalan dengan program prioritas Pemprov, seperti Sekolah Gratis, Berobat Gratis, dan Satu Keluarga Satu Sarjana, yang mulai diintegrasikan melalui Kartu Huma Betang Sejahtera,” ujar Gubernur.
Program Huma Betang Sejahtera, lanjut Gubernur, memuat delapan program prioritas, dengan pelaksanaan penuh dimulai tahun 2026, namun sebagian program strategis sudah mulai dijalankan sejak 2025.
Ia juga meminta mahasiswa turut berperan aktif dalam sosialisasi program strategis, seperti penanggulangan stunting, pencegahan pernikahan dini, Koperasi Merah Putih, dan ketahanan pangan.
Plt. Sekda Provinsi Kalteng, Leonard S Ampung, mengingatkan bahwa mahasiswa saat ini akan menjadi pemimpin Indonesia pada 2030 mendatang, bertepatan dengan masa bonus demografi.
Ia menekankan pentingnya pembangunan desa sebagai fondasi pembangunan nasional, mengingat luasnya wilayah Kalimantan Tengah dan melimpahnya sumber daya alam.
Sementara itu, Rektor UPR, Salampak, menjelaskan bahwa dari total 20.716 mahasiswa aktif, sebanyak 2.325 mahasiswa terlibat dalam program KKN kali ini yang disebar ke 176 desa/kelurahan di tujuh kabupaten/kota, termasuk 31 desa di Kabupaten Gunung Mas.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalteng juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan dana operasional sebagai bentuk dukungan bagi para mahasiswa yang akan terjun langsung melayani masyarakat di pelosok desa.
Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, menyampaikan apresiasi atas semangat para mahasiswa dan berharap kegiatan KKN ini memberi dampak nyata bagi masyarakat desa.
“Kehadiran mahasiswa sangat kami harapkan dapat menjadi katalisator pembangunan desa. Ini juga menjadi momen pembelajaran langsung bagi generasi muda tentang realitas sosial dan tantangan pembangunan di lapangan,” ujar Bupati Jaya.
Acara turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi, kepala perangkat daerah, pimpinan perguruan tinggi, dosen pembimbing lapangan, serta seluruh mahasiswa peserta KKN. (sb/*)