Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Tekankan Integrasi Data dan Program Prioritas dalam Evaluasi APBD 2025

Redaksi 30-07-2025, 10:48 WIB 2 menit baca
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Herson B Aden
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Herson B Aden

SB, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menekankan pentingnya integrasi pengelolaan data dengan pelaksanaan program prioritas pembangunan sebagai langkah strategis untuk mendukung arah kebijakan nasional dan daerah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Penekanan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Capaian Pembangunan Fisik Semester I Tahun 2025, yang digelar di Aula Eka Hapakat (AEH), lantai III Kantor Gubernur Kalteng, pada Selasa (29/07/2025).

Rapat dibuka secara resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Kalteng, Herson B Aden, yang hadir mewakili Gubernur Kalimantan Tengah.

Dalam sambutannya, Herson menyampaikan bahwa kejelasan pembagian peran antar instansi menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas evaluasi program.

Ia menegaskan bahwa Biro Administrasi Pembangunan (Adbang) akan difokuskan pada evaluasi capaian output, khususnya pada program strategis yang bersifat fisik, sementara Bapperida akan menangani analisis dari sisi perencanaan hingga outcome dan pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.

“Pak Karo Adbang mengajak kita melihat langsung capaian output program strategis. Di sisi lain, Bapperida akan fokus mengevaluasi proses perencanaan hingga dampak akhirnya,” jelasnya.

Herson juga menekankan pentingnya penggunaan data statistik dalam evaluasi pembangunan.

Menurutnya, Badan Pusat Statistik (BPS) akan menyediakan data statistik dasar, sedangkan Bapperida bertanggung jawab terhadap statistik sektoral. Dengan demikian, pembagian peran antarlembaga menjadi semakin jelas dan terarah.

Untuk mendukung sistem pengawasan dan evaluasi, Pemprov Kalteng juga mengandalkan peran Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA), yang bertugas memantau pelaksanaan program strategis dari tahap perencanaan, proses lelang, hingga pelaksanaan.

“Beberapa program strategis nasional yang dibiayai APBD juga kita bahas dalam forum ini, seperti Program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih. Semua membutuhkan sinergi dan perencanaan yang matang,” tambahnya.

Ia mengajak seluruh Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Kalteng untuk meningkatkan kualitas evaluasi kegiatan lapangan agar hasil pembangunan dapat terukur, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semoga melalui sinergi dan komitmen bersama, kita dapat mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin Berkah, Maju, dan Sejahtera dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkas Herson.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Biro Adbang Setda Prov. Kalteng, Akhmad Husain, serta perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard