Lewati ke konten utama
Pemkab Kapuas

Bupati Kapuas dan Gubernur Kalteng Hadiri Panen Raya Padi

Redaksi 11-08-2025, 03:37 WIB 1 menit baca
Bupati Kapuas HM. Wiyatno menyampaikan sambutan saat panen padi bersama Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, didampingi Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, jajaran Forkopimda Pemprov Kalteng, Kabinda, serta sejumlah pejabat OPD Provinsi Kalteng, pada Sabtu (9/8/2025). FOTO: HUMAS
Bupati Kapuas HM. Wiyatno menyampaikan sambutan saat panen padi bersama Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, didampingi Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, jajaran Forkopimda Pemprov Kalteng, Kabinda, serta sejumlah pejabat OPD Provinsi Kalteng, pada Sabtu (9/8/2025). FOTO: HUMAS

SB, KUALA KAPUAS –Bupati Kapuas HM. Wiyatno mendampingi Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran, didampingi Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, jajaran Forkopimda Pemprov Kalteng, Kabinda, serta sejumlah pejabat OPD Provinsi Kalteng, melaksanakan panen raya padi dalam rangka mendukung swasembada pangan yang digelar di Desa Wanasari, Kecamatan Tamban Catur, Kabupaten Kapuas, pada Sabtu (9/8/2025).

Selain itu dihadiri juga Wakil Bupati Kapuas Dodo, SP, MA, Forkopimda Kabupaten Kapuas, kepala OPD, camat, kades, mahasiswa KKN, warga setempat, dan tamu undangan lainnya.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dalam sambutannya mengapresiasi keberhasilan panen kali ini dan menegaskan komitmen Pemprov Kalteng untuk memperhatikan kesejahteraan para petani.

"Pemprov siap memberikan bantuan yang diperlukan, baik dalam pengolahan lahan maupun pengembangan tanaman padi dan komoditas lainnya," ucap Gubernur. 

Sementara Bupati Kapuas H. M. Wiyatno, SP, dalam laporannya menyampaikan Kabupaten Kapuas memiliki empat kecamatan sebagai sentra produksi padi. Dengan rincian Kecamatan Bataguh memiliki luasan sekitar 15 ribu hektare, Kapuas Timur sekitar 10 ribu hektare, Kecamatan Tamban Catur sekitar 5 ribu hektare, dan Kapuas Kuala sekitar 9 ribu hektare. 

"Lokasi panen kali ini meliputi tiga desa, yakni Warnasari, Sidomulyo, dan Sidorejo," ucap Bupati.

Lanjutnya untuk mendukung produktivitas, Pemkab Kapuas menganggarkan lebih dari Rp.50 miliar untuk pembangunan jalan di kawasan lumbung padi yang ditargetkan selesai pada Desember, serta peningkatan irigasi dan pengairan melalui rehabilitasi saluran air.

"Kami menargetkan 40 persen produksi pangan Kalteng berasal dari Kapuas," pungkasnya. (f4/sb)

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard