Lewati ke konten utama
DPRD Kalteng

Ketua DPRD Kalteng Minta Pemda Lakukan Deteksi Dini DBD

Redaksi 07-02-2026, 12:47 WIB 1 menit baca
Ketua DPRD Kalteng, Arton S Dohong
Ketua DPRD Kalteng, Arton S Dohong

SB, PALANGKA RAYA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Arton S Dohong, meminta pemerintah daerah, khususnya instansi terkait, agar melakukan deteksi dini terhadap potensi penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).

Hal tersebut disampaikannya mengingat curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih kerap terjadi di sejumlah wilayah Kalteng, yang berpotensi meningkatkan perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor utama DBD.

“Hujan dengan intensitas sedang dan lebat masih terjadi. Kondisi ini sangat berpotensi memicu meningkatnya kasus DBD jika tidak diantisipasi sejak dini,” kata Arton S Dohong, Sabtu (7/2/2026).

Ia menegaskan, langkah deteksi dini sangat penting agar pemerintah daerah dapat segera mengambil tindakan pencegahan sebelum terjadi lonjakan kasus. Menurutnya, upaya tersebut harus dilakukan secara terkoordinasi antara dinas kesehatan, pemerintah kabupaten/kota, hingga pemerintah desa dan kelurahan.

Arton juga mendorong agar kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) terus digalakkan di lingkungan masyarakat, termasuk dengan menerapkan gerakan 3M Plus, yakni menguras, menutup, dan mengubur barang bekas, serta langkah pencegahan tambahan lainnya.

“Kesadaran masyarakat sangat penting. Pemerintah daerah harus aktif melakukan sosialisasi dan edukasi agar masyarakat peduli menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Selain itu, ia meminta dinas kesehatan setempat untuk memastikan kesiapan fasilitas layanan kesehatan, termasuk ketersediaan tenaga medis dan obat-obatan, guna menangani pasien DBD apabila terjadi peningkatan kasus.

“Jangan sampai kita terlambat merespons. Pencegahan lebih baik daripada penanganan ketika kasus sudah meningkat,” tegas legislator Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Arton berharap dengan langkah deteksi dini dan upaya pencegahan yang maksimal, penyebaran DBD di Kalimantan Tengah dapat ditekan sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard