Penumpang Arus Mudik di Pelabuhan Sampit Diprediksi Naik 10 Persen
SB, SAMPIT – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit memprediksi jumlah penumpang yang melalui Pelabuhan Sampit pada arus mudik Lebaran tahun ini akan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Prediksi tersebut didasarkan pada evaluasi data penjualan tiket dari operator pelayaran yang melayani rute dari dan menuju Pelabuhan Sampit.
Kepala KSOP Kelas III Sampit, Hotman, mengatakan peningkatan jumlah penumpang diperkirakan mencapai sekitar 10 persen dibandingkan arus mudik pada tahun 2025.
“Prediksi kenaikan jumlah penumpang di Pelabuhan Sampit dibanding tahun 2025 sekitar 10 persen. Ini berdasarkan data penjualan tiket dari PT Pelni dan PT Dharma Lautan Utama,” katanya.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat untuk menggunakan transportasi laut pada masa mudik juga terlihat dari penjualan tiket yang sudah hampir seluruhnya terjual untuk beberapa jadwal keberangkatan.
“Informasi dari PT Pelni dan PT Dharma Lautan Utama, tiket hingga saat ini sudah habis terjual. Namun penjualan tetap mengikuti batas kapasitas penumpang sesuai aturan keselamatan,” tegasnya.
Ia menambahkan, pihak KSOP bersama instansi terkait terus melakukan berbagai persiapan guna memastikan kelancaran dan keselamatan arus mudik melalui jalur laut. Persiapan tersebut meliputi pengawasan operasional kapal, koordinasi dengan operator pelayaran serta kesiapan fasilitas pelabuhan.
Selain itu, posko angkutan Lebaran juga telah disiapkan untuk memantau pergerakan penumpang serta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan.
Hotman berharap adanya dukungan dan sinergi dari berbagai pihak agar pelayanan angkutan laut selama masa mudik Lebaran dapat berjalan dengan aman dan lancar.
“Kami berharap sinergi semua pihak, termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah dan rekan-rekan media agar bersama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat mulai dari pintu masuk pelabuhan hingga penumpang naik ke kapal,” pungkasnya (f1/sb)