seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Kabut Asap Dipastikan Tidak Mengganggu Penerbangan di Bandara H Asan Sampit

by Redaksi - Tanggal 22-07-2026,   jam 15:41:16
Tampak dari kejauhan Bandara H Asan Sampit. Tampak dari kejauhan Bandara H Asan Sampit.

SB, SAMPIT - Meningkatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) hingga kini belum berdampak terhadap operasional penerbangan di Bandara Haji Asan Sampit. Seluruh jadwal penerbangan masih berlangsung normal karena jarak pandang (visibility) masih berada di atas standar keselamatan penerbangan.

Kepala Bandara Haji Asan Sampit, Abdul Haris, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan kabut asap bersama instansi terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Hingga saat ini, kondisi di kawasan bandara masih dinilai aman untuk aktivitas penerbangan.

"Alhamdulillah masih aman. Jika mulai terlihat kabut asap, kami segera berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti BPBD. Sejauh ini penanganannya cepat sehingga operasional penerbangan masih berjalan normal," ujar Abdul Haris, Selasa (22/7/2026).

Menurutnya, operasional penerbangan hanya akan dihentikan apabila kabut asap menyebabkan jarak pandang berada di bawah batas minimum yang dipersyaratkan demi keselamatan penerbangan.

"Apabila kabut asap terlalu tebal, operasional penerbangan dapat dihentikan karena membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan. Operator tidak akan menjalankan penerbangan apabila jarak pandang tidak memenuhi standar keselamatan," katanya.

Berdasarkan hasil pemantauan terakhir, jarak pandang di Bandara Haji Asan Sampit masih berada di atas 10 kilometer. Kondisi tersebut dinilai masih sangat aman untuk aktivitas lepas landas maupun pendaratan pesawat.

"Visibility saat ini masih di atas 10 kilometer. Standar minimal sekitar 5 sampai 10 kilometer, sehingga operasional masih aman," jelasnya.

Abdul Haris menambahkan, situasi akan mulai diwaspadai apabila jarak pandang turun hingga di bawah lima kilometer. Dalam kondisi tersebut, maskapai akan melakukan penyesuaian jadwal penerbangan guna mengutamakan aspek keselamatan.

"Kalau memang kondisi tidak memungkinkan, operator akan segera menginformasikan kepada penerbangan yang akan berangkat dari Jakarta sehingga jadwal biasanya ditunda," ungkapnya.

Hingga saat ini, lanjut Abdul Haris, belum ada perubahan jadwal maupun pembatalan penerbangan akibat kabut asap. Seluruh maskapai yang melayani rute dari dan menuju Bandara Haji Asan Sampit masih beroperasi sesuai jadwal.

"Alhamdulillah belum ada perubahan jadwal. Seluruh penerbangan masih berjalan seperti biasa," tandasnya.

Saat ini Bandara Haji Asan Sampit dilayani tiga maskapai, yakni NAM Air, Super Air Jet, dan Wings Air. NAM Air melayani rute Jakarta-Sampit, Sampit-Jakarta, Surabaya, dan Semarang. Super Air Jet melayani rute Jakarta-Sampit, sedangkan Wings Air melayani rute Surabaya-Sampit. (f1/sb)