Bupati Kotim, H Halikinnor
SB, SAMPIT – Keterbatasan anggaran tak membuat pembangunan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berhenti. Bupati Halikinnor kini bergerak aktif mencari tambahan pendanaan dari pemerintah pusat sekaligus membuka peluang investasi agar berbagai program pembangunan tetap berjalan.
Halikinnor mengungkapkan, komunikasi dengan sejumlah kementerian, anggota DPR RI, hingga berbagai pihak di tingkat nasional terus dilakukan. Langkah tersebut diharapkan mampu menghadirkan lebih banyak program yang didanai APBN untuk Kotim.
"Kami terus berupaya mencari sumber pendanaan dari pusat. Kami juga meminta dukungan rekan-rekan di DPR RI agar ada program yang bisa masuk ke Kotawaringin Timur," ujarnya, Selasa (4/8/2026).
Ia menilai kondisi fiskal pemerintah daerah saat ini cukup berat. Bahkan, menurutnya, ada sejumlah daerah di Indonesia yang mulai kesulitan memenuhi kewajiban pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN). Karena itu, daerah harus lebih kreatif mencari sumber pembiayaan di luar APBD.
Selain memperjuangkan tambahan anggaran dari pemerintah pusat, Pemkab Kotim juga terus mendorong masuknya investasi. Kehadiran investor diyakini dapat mempercepat pembangunan, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
"Kami berharap investasi terus masuk ke Kotim sehingga pembangunan semakin cepat dan masyarakat memperoleh lebih banyak peluang kerja," kata Halikinnor.
Ia optimistis sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, DPR RI, dan para investor akan menjadi kekuatan utama untuk menjaga keberlanjutan pembangunan Kotim meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran. (f1/sb)