Lewati ke konten utama
Provinsi

Lapas Perempuan Gelar Latihan Penggunaan Gas Air Mata

Redaksi 28-02-2023, 07:43 WIB 1 menit baca
LATIHAN : Kepala Lapas Perempuan Palangka Raya, Sri Astiana mengikuti pelatihan penggunaan gas air mata yang dibimbing dari personel Polresta Palangka Raya. (FOTO:LAPAS PEREMPUAN)
LATIHAN : Kepala Lapas Perempuan Palangka Raya, Sri Astiana mengikuti pelatihan penggunaan gas air mata yang dibimbing dari personel Polresta Palangka Raya. (FOTO:LAPAS PEREMPUAN)

SB, PALANGKA RAYA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Palangka Raya sinergitas dengan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya,  memberikan penguatan bagi pegawai berupa Fisik Mental Disiplin (FMD) Latihan Penggunaan  Pelontar  Gas Air Mata dan penggunaan semprotan merica, Selasa (28/02/2023).

Sebelum memulai kegiatan, diawali dengan apel kesiapan kegiatan, diikuti sebanyak 50 orang pegawai yang dibuka langsung leh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, Sri Astiana.

“Kegiatan ini merupakan bentuk Penguatan Fisik Mental Disiplin pegawai dalam upaya membentuk kedisiplinan, serta menambah keterampilan penggunaan gas air mata dan semprotan merica yang dapat diaplikasikan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas,” sebut Sri Astina.

Disampingi itu, sebut Kepala Lapas Perempuan Palangka Raya ini, FMD penting untuk menambah pengetahuan dan keterampilan pegawai dalam penggunaan senjata gas air mata dan semprotan merica.

"Ini sangat penting bagi pegawai Lapas, khusus di lingkungan Lapas Perempuan Palangka Raya dengan tujuan menciptakan ketertiban dan keamanan Lapas jika diperlukan," ujarnya.

Terlebih selama ini pegawai Lapas belum memiliki pengalaman yang mempuni dalam penggunaan gas air mata dan semprotan merica, sehingga kegiatan ini memiliki manfaat besar bagi pegawai Lapas.

“Ini adalah bentuk sinergitas kami (Lapas Perempuan) dengan parat kepolisian dalam menciptakan keamanan disekitar Lapas sendiri,” tutupnya.

Perlu diketahui, kegiatan praktek penggunaan alat pelontar gas air mata dan semprotan merica dimulai oleh Kalapas dan Pejabat Administrasi serta perwakilan pegawai, dengan senjata milik LPP Palangka Raya dan Polresta Palangka Raya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard