Lewati ke konten utama
Provinsi

Buaya Terjaring Perangkap Ikan Warga, BKSDA Pos Sampit Lakukan Evakuasi

Redaksi 02-03-2023, 12:44 WIB 1 menit baca
BUAYA : Komandan BKSDA Pos Sampit, Muriansyah bersama warga memperlihat buaya yang terperangkap rengge warga. (FOTO:BKSDA POS SAMPIT)
BUAYA : Komandan BKSDA Pos Sampit, Muriansyah bersama warga memperlihat buaya yang terperangkap rengge warga. (FOTO:BKSDA POS SAMPIT)

SB, SAMPIT – Seekor buaya sepanjang 1,5 meter terjaring perangkap ikan atau rengge milik warga di Desa Jemaras, Sungai Cempaga, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (1/2/3/2023) siang.

Awalnya warga mengira ikan besar yang terjaring, namun setelah dicek ternyata seekor buaya terbilang ganas.

Sehingga mereka langsung menghubungi pihak BKSDA Pos Sampit untuk mengevakuasi buaya tersebut. Tak berapa pihak BKSDA Pos Sampit bersama anggota Manggala Agni mendatangi lokasi yang dimaksud.

“Buaya ini kena jaring atau rengge warga dan buaya berjenis kelamin jantan, kalau untuk ukuran kurang lebih 1,2 meter dengan kondisi tidak ada luka. Bisa saja dia waktu itu mencari makan sekitar rengge warga dan nyangkut,” tutur Komandan Pos Sampit, Muriansyah.

Ia menjelaskan, kejadian itu bukan kali pertama. Dimana sebelumnya telah terjadi penyerangan warga bernama Basuni, saat wudhu subuh pada 28 Desember 2017 di Sungai Cempaga dan Sungai Paring.

Dan juga pada tanggal 7 Juni 2021 di Sungai Cempaga, buaya juga menyerang warga saat wudhu subuh dan korbannya sendiri bernama Yelni.

“Buaya muara ini pun akan dibawa ke Kantor SKW II di Pangkalan Bun. Ini dilakukan untuk mengembalikan tempat yang lebih aman di kawasan Suaka Margasatwa Lamandau,” tutupnya.

Dengan rentetan kejadian ini diharapkan ditemukan solusi agar para buaya tetap hidup lestari seiring dengan lingkungan yang lebih baik. Upaya ini pun telah direncanakan untuk temuan buaya muara yang baru ini. (f2/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard