Lewati ke konten utama
Pemkab Seruyan

Kesiapsiagaan dan Koordinasi Lintas Stakeholder Atasi Karhutla

Redaksi 15-10-2026, 08:42 WIB 1 menit baca
Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda bersama Forkopimda, mengikuti Video Conference (Vicon) perkembangan situasi karhutla bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai di Pusdalops BPBD Kabupaten Seruyan, pada Selasa (13/10/2026).FOTO: ISTIMEWA/SB
Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda bersama Forkopimda, mengikuti Video Conference (Vicon) perkembangan situasi karhutla bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai di Pusdalops BPBD Kabupaten Seruyan, pada Selasa (13/10/2026).FOTO: ISTIMEWA/SB

SB, KUALA PEMBUANG - Masalah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) harus menjadi perhatian dari semua stakeholder, agar dapat pencegahan dan diatasi. Salah satunya dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan lintas stakeholder.

Demikian disampaikan Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda., SE., M.Si., saat mengikuti Video Conference (Vicon) perkembangan situasi karhutla bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai di Pusdalops BPBD Kabupaten Seruyan, pada Selasa (13/10/2026). 

Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menyampaikan dalam Vicon tersebut Pangdam mengingatkan seluruh pihak, agar tetap waspada dan tidak lengah menghadapi potensi Karhutla selama musim kemarau, serta terus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, perusahaan dan masyarakat.

"Beliau mengingatkan dan mensupport kita agar tidak patah semangat, tidak lengah dan tetap harus maksimal dalam penanganan Karhutla. Koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat karena potensi kebakaran masih terjadi, termasuk di Kabupaten Seruyan," jelasnya.

Lanjutnya, Pemkab Seruyan selama ini telah melaksanakan berbagai langkah penanganan karhutla, mulai dari memberikan imbauan kepada masyarakat, memperkuat personel di lapangan, memastikan kesiapan sarana dan prasarana, juga melakukan pemetaan wilayah rawan kebakaran.

"Koordinasi melalui kepala desa, camat, Masyarakat Peduli Api (MPA), TNI, Polri, BPBD dan Satpol PP terus dilakukan guna memastikan kesiapsiagaan di lapangan," tegasnya. 

Menurut Bupati, koordinasi sangat penting dalam mempercepat antisipasi dan mengatasi Karhutla, agar mampu dikendalikan dengan baik. 

"Koordinasi antar posko selalu kita laksanakan, apabila ada kejadian kebakaran capat kita lakukan mitigasi dan kita atasi," pungkasnya. (sb) 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard