Jenazah Sertu Heri Prasetyo Diterbangkan ke Klaten, Pemakaman Direncanakan Dipimpin Kasad
SB, SAMPIT - Jenazah Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo, prajurit TNI Angkatan Darat (AD) yang menjadi korban kecelakaan helikopter Mi-17V5 di perairan Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng), diberangkatkan menuju Klaten, Jawa Tengah, untuk dimakamkan sesuai permintaan keluarga.
Sebelum diberangkatkan pada Jumat (6/11/2026), jenazah almarhum terlebih dahulu mendapat upacara penghormatan sekaligus prosesi kenaikan pangkat satu tingkat secara anumerta di Bandara Kuala Pembuang.
Upacara tersebut dihadiri Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Pangdam XIII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainal Arifin, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, serta Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda.
Pangdam XIII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainal Arifin mengatakan, pemberangkatan jenazah ke Klaten dilakukan atas permintaan orang tua almarhum. Rencananya, upacara pemakaman akan dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).
”Hari ini kita berangkatkan almarhum ke Klaten karena orang tuanya meminta dimakamkan di sana. Upacara pemakaman nanti direncanakan akan dipimpin langsung oleh Bapak Kasad,” ujar Zainal Arifin.
Ia juga mengingatkan agar musibah tersebut menjadi pelajaran bagi seluruh pihak, khususnya dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menurutnya, masyarakat harus meninggalkan kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar. Terlebih saat musim kemarau, tindakan tersebut berisiko memicu kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar hingga mengancam keselamatan jiwa.
Sebelumnya, Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi Heri Prasetyo pada Jumat pagi (6/11/2026). Ia merupakan korban terakhir yang ditemukan setelah operasi pencarian selama dua hari.
Dengan ditemukannya Heri, seluruh korban kecelakaan helikopter Mi-17V5 tersebut telah berhasil dievakuasi.
Sementara itu, jenazah prajurit pertama yang ditemukan, Nurhafiz Akbar R, telah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (5/11/2026). Almarhum juga mendapat kenaikan pangkat satu tingkat secara anumerta dari Lettu CPN menjadi Kapten CPN.
Pada hari yang sama, jenazah Letkol (Anumerta) CPN Dudi Firmansyah juga dimakamkan di TMP Cikutra, Bandung, Jawa Barat.
Adapun lima prajurit yang selamat dari kecelakaan tersebut masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit Kuala Pembuang. (f1/sb)