Lewati ke konten utama
DPRD Kalteng

Gencarkan Sosialisasi Bahaya HIV AIDS di Kalangan Generasi Milenial

Redaksi 11-12-2023, 10:41 WIB 1 menit baca
Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Hj Faridawaty Darland Atjeh. (FOTO:ISTIMEWA)
Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Hj Faridawaty Darland Atjeh. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Kalangan DPRD Kalteng mendorong Pemprov melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk kembali menggencarkan sosialisasi terhadap bahaya HIV/AIDS khususnya di kawasan perkotaan.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Hj Faridawaty Darland Atjeh, saat dikonfirmasi via Whatsapp, Senin (11/12/2023).

Menurutnya, penyebarab HIV/AIDS di Kalteng terbilang cukup tinggi, sehingga memerlukan perhatian khusus guna menekan angka penyebaran virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh tersebut.

“Berdasarkan informasi dari Dinkes yang disampaikan melalui media massa belum lama ini, angka penyebaran HIV/AIDS terbilang cukup tinggi. Hal ini tentunya harus mendapat perhatian khusus terutama untuk menekan penyebaran virus tersebut,” ucapnya.

Wakil rakyat dari Dapil I meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas dan Kota Palangka Raya ini juga mengatakan bahwa melalui data yang disampaikan Dinkes Kalteng, penularan HIV /AIDS lebih condong disebapkan hubungan Lelaki penyuka lelaki.

“Hal ini terbilang cukup parah dan memprihatinkan, apalagi penyebaran HIV/AIDS lebih banyak ditularkan oleh lelaki penyuka lelaki. Sehingga perlu adanya upaya peningkatan sosialisasi terhadap bahaya HIV/AIDS, terutama dikalangan generasi muda agar tidak terjerumus pergaulan bebas dan menyimpang, karena yang namanya lelaki penyuka lelaki atau sebaliknya merupakan kelainan seks,” ujarnya.

Kendati demikian, Ketua DPW Partai NasDem Kalteng ini juga meminta para orang tua serta tokoh-tokoh masyarakat maupun pemuka agama, untuk mengingatkan generasi muda akan bahaya bergaulan bebas sebagai penyebab utama menyebaran HIV/AIDS.

“Kita perlu menjaga generasi muda untuk tidak terjerumus pergaulan bebas. Sehingga tidak hanya peranan dari pemerintah, tetapi para orang tua, tokoh masyarakat hingga pemuka agama harus berpartisipasi dan bersinergi dalam mencegah penularan HIV/AIDS melalui edukasi positif kepada generasi muda,” pungkasnya. (nvd/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard