Lewati ke konten utama
DPRD Kalteng

Dewan Soroti Lambannya Perbaikan Jalan Provinsi di Bartim

Redaksi 28-07-2025, 02:10 WIB 1 menit baca
Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Ampera AY Mebas
Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Ampera AY Mebas

SB, PALANGKA RAYA - Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Ampera AY Mebas, menyuarakan keprihatinannya terhadap lambatnya progres perbaikan jalan penghubung Bentot-Hayaping-Patung di Kabupaten Barito Timur.

Ia meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng segera menuntaskan proyek tersebut tanpa pemotongan anggaran.

Menurut Ampera, jalan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat setempat dan semestinya menjadi prioritas pemerintah provinsi.

"Proyek ini jangan dikerjakan setengah-setengah. Sudah lima tahun lebih tidak mendapat perhatian maksimal," katanya, Senin (28/7/2025).

Politisi dari Fraksi PDIP yang berasal dari Daerah Pemilihan IV ini menyayangkan terjadinya pemangkasan anggaran dalam pelaksanaan proyek.

Ia menyebut alasan efisiensi yang disampaikan pemerintah provinsi sebagai tidak masuk akal, mengingat kondisi jalan yang masih sangat membutuhkan penanganan.

"Anggaran yang awalnya cukup besar dipotong berkali-kali, bahkan setelah dilelang pun masih diubah lewat adendum," jelasnya.

Ia menegaskan bahwa jalan tersebut adalah tanggung jawab pemerintah provinsi, bukan kabupaten.

Ampera, yang pernah menjabat sebagai Bupati Barito Timur selama dua periode, menambahkan bahwa jika jalan itu berada di bawah kewenangan kabupaten, sudah lama diaspal saat ia masih menjabat.

"Ini jalan provinsi, bukan ranah kabupaten. Kalau itu kewenangan saya dulu, sudah lama selesai," katanya.

Ia juga menyoroti perubahan anggaran dari tahap perencanaan hingga eksekusi proyek.

"Dari pembahasan awal sekitar Rp30 miliar, namun dalam pelaksanaannya terus menurun, lalu justru diubah lagi lewat adendum,” keluhnya.

Ampera menilai sikap Pemprov Kalteng terhadap proyek ini mencerminkan kurangnya keseriusan dalam membangun infrastruktur di wilayah bekas pemekaran Kabupaten Barito Timur. "Kalau memang serius, tentu tidak akan seperti ini," pungkasnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard