Fraksi Golkar DPRD Kalteng Soroti Kinerja BUMD, Dorong Profesionalisme dan Tata Kelola yang Baik
SB, PALANGKA RAYA – Fraksi Partai Golkar DPRD Kalimantan Tengah menekankan pentingnya peningkatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai upaya strategis dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Juru Bicara Fraksi Golkar, Noor Fazariah Kamayanti menyampaikan, pemandangan umum fraksinya melihat keberhasilan BUMD, khususnya Bank Kalteng dan PT Jamkrida Kalteng, sangat bergantung pada kualitas dan kompetensi manajemen yang mengelola lembaga tersebut.
“Kami memandang bahwa peningkatan kinerja BUMD, khususnya Bank Kalteng dan Jamkrida, sangat ditentukan oleh kualitas dan kompetensi manajemen,” ujarnya membaca pemandangan Fraksi di Rapat Paripurna Ke-20 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025.
Fraksi Golkar juga mendorong agar proses penetapan Direksi dan jajaran manajemen BUMD dilakukan secara transparan, profesional, dan akuntabel, guna memastikan bahwa badan usaha milik pemerintah daerah tersebut mampu dikelola secara optimal dan memberikan kontribusi nyata terhadap PAD.
“Dengan tata kelola yang baik, penyertaan modal daerah diharapkan memberi kontribusi optimal terhadap PAD serta memperkuat peran BUMD sebagai pilar pendapatan daerah,” tegasnya.
Dalam semangat kemitraan yang konstruktif, Fraksi Golkar menyatakan komitmennya untuk mendukung penguatan kelembagaan BUMD yang berorientasi pada kinerja dan hasil.
Hal ini sejalan dengan harapan DPRD agar seluruh entitas bisnis milik daerah dapat dikelola layaknya korporasi yang kompetitif, namun tetap berlandaskan prinsip-prinsip tata kelola yang bersih dan bertanggung jawab.
Pernyataan ini juga mencerminkan perhatian serius DPRD terhadap efektivitas penyertaan modal daerah yang bersumber dari APBD. Dengan tata kelola yang baik, BUMD diharapkan tidak hanya menjadi sumber PAD, tetapi juga instrumen pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (sb)