Pemprov Kalteng Segera Rombak Jajaran Kepala Dinas, DPRD Minta Perhatikan Kompetensi dan Efektivitas
SB, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan akan melakukan perombakan jajaran kepala dinas (Kadis) dalam waktu dekat. Langkah ini diambil sebagai upaya penyegaran birokrasi, guna menjaga ritme kerja pemerintahan agar tetap adaptif, responsif, dan optimal dalam menjawab tantangan pembangunan daerah yang terus berkembang.
Keputusan ini ditegaskan oleh pihak Pemprov Kalteng sebagai bentuk komitmen dalam mendorong pencapaian visi dan misi pembangunan daerah secara lebih efektif.
Menanggapi rencana tersebut, Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Yohanes Freddy Ering, menyatakan dukungannya. Ia menyebut bahwa mutasi dan rotasi jabatan adalah hal wajar dalam struktur organisasi pemerintahan, terutama untuk menyegarkan struktur dan meningkatkan kinerja.
“Tentunya pimpinan memandang perlu melakukan mutasi dan pergeseran jabatan, khususnya eselon II, dalam rangka implementasi visi dan misi pembangunan,” ujarnya pada Sabtu (13/9/2025).
Namun, ia juga menegaskan pentingnya memperhatikan aspek profesionalisme dalam pelaksanaannya. Proses perombakan diharapkan tetap mengacu pada kompetensi, kualifikasi, dan daftar urut kepangkatan, guna menjaga kualitas pelayanan publik.
“Saya harap pengangkatan Pelaksana Tugas (Plt) bisa diminimalkan. Pemerintahan akan berjalan lebih efektif jika diisi oleh pejabat definitif yang memiliki kapasitas dan pengalaman yang sesuai,” tambahnya.
Freddy juga mengingatkan agar bidang-bidang strategis, terutama yang terkait dengan keuangan dan anggaran, ditangani dengan hati-hati. “Yang perlu kehati-hatian adalah yang terkait dengan bidang keuangan. Sebaiknya jangan dilakukan pergantian secara drastis,” tegasnya.
Ia menutup pernyataannya dengan harapan, agar perombakan ini benar-benar membawa angin segar, menghadirkan inovasi baru, dan memperkuat efektivitas pembangunan lintas sektor di Kalimantan Tengah.
“Dengan penempatan pejabat yang kompeten dan berdedikasi, kami harap visi dan misi pembangunan daerah dapat tercapai secara optimal,” pungkasnya. (sb/*)