Bupati Kotim, H Halikinnor menyampaikan sambutan pada rapat di DPRD setempat. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)
SB, SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menegaskan pemerintah daerah tetap memprioritaskan penanganan pengangguran, kemiskinan, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta pengurangan ketimpangan pendapatan meski kondisi keuangan daerah sedang terbatas.
Menurut Halikinnor, berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menjadi tantangan tersendiri dalam menjalankan program pembangunan. Namun, hal itu tidak akan mengurangi komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Pengangguran terbuka, angka kemiskinan, IPM, dan gini ratio harus terus menjadi fokus perbaikan setiap tahun meski kemampuan anggaran kita terbatas," tegas Halikinnor, Kamis (16/7/2026).
Ia menjelaskan seluruh program pembangunan akan disusun berdasarkan skala prioritas agar anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Halikinnor juga menilai dukungan dan masukan dari DPRD sangat penting dalam menyempurnakan kebijakan pembangunan. Menurutnya, sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci untuk menyelesaikan berbagai persoalan daerah secara bertahap.
"Harapan kita, pembangunan semakin merata dan kesejahteraan masyarakat Kotim terus meningkat," pungkasnya. (f1/sb)