seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Perumdam Tirta Mentaya Tiap Hari Kirim Air, Warga Terdampak Kekeringan Disuplai

by Redaksi - Tanggal 10-08-2026,   jam 11:18:16
Direktur Perumdam Tirta Mentaya Sampit, Ismanadi ketika diwawancara oleh sejumlah awak media. (FOTO:SEPUTAR BORNEO) Direktur Perumdam Tirta Mentaya Sampit, Ismanadi ketika diwawancara oleh sejumlah awak media. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Perumdam Tirta Mentaya Sampit terus bergerak memenuhi kebutuhan air bersih warga yang terdampak kekeringan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Direktur Perumdam Tirta Mentaya Sampit Ismanadi mengatakan, distribusi dilakukan setiap hari dan tidak hanya untuk pelanggan. Warga yang belum menjadi pelanggan pun tetap mendapat bantuan.

“Siapapun yang daerahnya terdampak kekeringan, terutama yang bukan pelanggan PDAM, tetap kita distribusikan. Sampai sekarang masih terus berjalan,” kata Ismanadi, Senin (10/8/2026).

Dalam sehari, petugas bisa mengirim air ke tiga hingga lima titik. Distribusi bahkan dilakukan hingga malam jika masih ada permintaan.

“Sehari bisa tiga, empat, sampai lima titik. Kalau masih ada permintaan, kita kirim sampai malam,” ujarnya.

Wilayah selatan Kotim, khususnya Kecamatan Teluk Sampit, menjadi salah satu daerah yang cukup banyak membutuhkan pasokan air. Perumdam juga menyuplai air ke wilayah lain yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Bukan hanya rumah warga, sekolah yang kekurangan air juga menjadi sasaran distribusi.

“Di mana ada permintaan, kita tetap kirim. Sekolah yang membutuhkan air juga kita bantu,” jelas Ismanadi.

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Perumdam berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kelurahan. Kepala desa dan lurah diminta menyampaikan lokasi yang membutuhkan pasokan.

“Kita ambil peran di situ. Koordinasi dengan warga, kepala desa dan kelurahan tetap berjalan,” katanya.

Satu tangki Perumdam mampu membawa sekitar 5.000 liter air. Distribusi kini juga diperkuat armada pemadam kebakaran setelah dilakukan koordinasi dengan BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Sudah ada koordinasi. Bahkan pemadam juga sudah mengirimkan armada,” ungkapnya.

Ismanadi memastikan distribusi akan terus dilakukan selama masih ada warga yang membutuhkan.

“Begitu ada permintaan, kita kirim. Harapannya tidak ada lagi keluhan masyarakat soal air. Sampai sekarang semuanya berjalan lancar dan kebutuhan bisa terpenuhi,” pungkasnya. (f1/sb)