Muslimat NU Kotim Dilantik, Perempuan Didorong Aktif dan Berdaya
SB, SAMPIT - Pengurus Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) periode 2026-2031 resmi dilantik. Pelantikan dipimpin Ketua Muslimat NU Kalimantan Tengah (Kalteng) Rahmaniah dan dihadiri ratusan anggota Muslimat NU dari berbagai kecamatan di Kotim, Sabtu (26/9/2026).
Ketua panitia pelantikan, Hj. Suprianti Rambat yang akrab disapa Bu Rambat, dalam sambutannya menekankan pentingnya perempuan untuk tetap aktif, produktif dan memiliki kemandirian di tengah keluarga maupun lingkungan masyarakat.
"Jangan pernah merasa tua. Dari dini kita sebagai ibu-ibu harus tetap bisa produktif," ujar Hj. Suprianti Rambat.
Ia juga membagikan pengalaman hidupnya sebagai perempuan yang memiliki jiwa dagang kuat. Menurutnya, perempuan tidak seharusnya hanya berdiam diri, tetapi harus mampu berkarya dan berusaha agar memiliki kemandirian ekonomi.
"Perempuan harus tetap berkarya. Jangan hanya diam di rumah, tetapi harus bisa produktif dan mandiri secara ekonomi," katanya.
Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Kotim periode 2026-2031, Ustadzah Hj. Fatuljannah, menegaskan kepengurusan baru akan berupaya menjadikan Muslimat NU sebagai organisasi perempuan yang aktif, berdaya dan memberikan manfaat bagi umat.
"Amanah ini bukan tentang siapa yang berdiri di depan, tetapi tentang bagaimana kita berjalan bersama. Bukan tentang jabatan yang disandang, tetapi tentang seberapa besar manfaat yang bisa kita hadirkan," ujarnya.
Menurutnya, Muslimat NU merupakan ruang bagi perempuan untuk terus berkembang, belajar dan berkontribusi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
"Muslimat NU adalah ruang tumbuh, tempat perempuan belajar menjadi kuat tanpa kehilangan kelembutannya, menjadi tegar tanpa meninggalkan kasih sayangnya, dan menjadi berdaya tanpa melupakan jati dirinya sebagai penjaga nilai-nilai keislaman," katanya.
Fatuljannah menyadari perjalanan organisasi ke depan tidak selalu mudah. Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus untuk menjaga kekompakan dan saling menguatkan dalam menjalankan amanah organisasi.
"Kami menyadari, perjalanan ini tidak selalu mudah. Akan ada lelah, akan ada tantangan. Namun selama kita tetap saling menggenggam, saling menguatkan, dan saling mendoakan, insyaAllah setiap langkah akan bernilai ibadah," tuturnya.
Ia berharap Muslimat NU Kotim ke depan dapat hadir dengan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang dakwah, pendidikan, sosial dan pemberdayaan ekonomi perempuan.
"Kami ingin menghadirkan Muslimat NU Kotawaringin Timur yang hadir dengan dakwah yang menyejukkan, bergerak dengan kepedulian yang nyata, dan berdiri dengan kemandirian yang membanggakan," tegasnya.
"Karena pada akhirnya, keberhasilan bukan diukur dari seberapa tinggi kita berdiri, tetapi dari seberapa banyak yang bisa kita rangkul," lanjutnya.
Fatuljannah juga mengajak seluruh pengurus menjaga kebersamaan dan merawat organisasi dengan semangat pengabdian.
"Mari kita jaga kebersamaan ini dengan hati yang lapang. Mari kita rawat organisasi ini dengan cinta, bukan sekadar kewajiban. Dan mari kita jadikan setiap langkah kecil kita sebagai bagian dari perubahan besar untuk umat," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PC NU Kotim, Ahmad Robita, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus Muslimat NU Kotim yang baru dilantik untuk periode 2026-2031.
Ia mengingatkan para pengurus Muslimat NU agar mampu menjaga marwah organisasi serta menjadi figur dan teladan yang baik di tengah masyarakat, terutama bagi anak dan keluarga.
"Selamat dan sukses untuk pengurus Muslimat NU Kotim 2026-2031. Dengan dilantik sebagai pengurus Muslimat NU, harus bisa menjadi figur dan teladan yang baik bagi orang lain, terutama untuk anak dan keluarga," ujarnya.
Menurutnya, perempuan memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan keluarga sekaligus menjadi bagian penting dalam kehidupan beragama.
"Perempuan itu tiang bagi agama. Rumah tangga akan kuat jika wanitanya merupakan figur yang baik dan menjadi teladan," katanya.
Ia berharap Muslimat NU dapat memperkuat perannya dalam membangun keluarga dan masyarakat, salah satunya melalui kehadiran lembaga pendidikan yang mampu memberikan pembelajaran dan nilai-nilai keislaman.
"Muslimat NU harus menghadirkan keteladanan di keluarga, salah satunya dengan menghadirkan lembaga pendidikan," pungkasnya.
Pelantikan kemudian ditutup dengan doa bersama dan foto bersama seluruh pengurus baru PC Muslimat NU Kotim periode 2026-2031. (f1/sb)